Andrie Wongso



Keuangan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan rumah tangga. Jangan sampai karena masalah finansial, kehidupan dengan pasangan menjadi tidak harmonis.

   
Dalam tahap awal hubungan percintaan, segalanya memang indah. Tentu kita mengharapkan hubungan tersebut akan langgeng sampai akhir hayat. Tetapi, kondisinya akan berbeda bila membicarakan tentang rencana hidup ke depannya, dibutuhkan lebih dari sekadar jalinan cinta yang romantis. Karena kenyataannya, selain cinta, masih ada tagihan-tagihan yang harus dibayar, perencanaan keuangan ke depannya, dan kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dipenuhi.
Permasalahan keuangan yang sering ditemui oleh pasangan suami istri berputar pada tiga hal, yaitu pengeluaran, simpanan, dan pemasukan. Ketiga hal tersebutlah yang membutuhkan sikap terbuka antar kita dan pasangan agar ke depannya kehidupan rumah tangga kita semakin harmonis.
   
Keputusan bersama
Keputusan untuk hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan finansial, seperti memiliki kartu kredit, membuka rekening bank atas nama bersama, mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang besar, ikut program asuransi, dan memutuskan siapa yang akan mengatur kas keuangan adalah beberapa hal yang harus dibicarakan bersama.
Sadarilah kalau kita dan pasangan memiliki latar belakang yang berbeda di segala hal, dan besar kemungkinan kalau pandangan kita sendiri tentang pengaturan keuangan akan berbeda dengan pasangan. Dengan saling terbuka dan jujur, kita dapat bertukar pikiran tentang apa pun yang menjadi masalah bersama. Tidak hanya itu, pembagian siapa yang akan membayar tagihan, dan kebutuhan apa saja yang harus dibagi bersama, harus sudah jelas dari awal.
   
Kebutuhan bersama
Menentukan tujuan keuangan bersama adalah titik awal yang paling baik untuk dilakukan oleh setiap pasangan. Dari situ, kita dan pasangan bisa mencari tahu apa yang ingin diwujudkan dan bagaimana cara mencapai impian tersebut. Pembicaraan ini akan mengarahkan Anda dan pasangan ke perencanaan keuangan yang lebih matang.
Hal pertama yang bisa Anda berdua lakukan adalah menuliskan pendapatan yang diterima dan apa saja pengeluaran-pengeluaran yang dibutuhkan. Anda berdua benar-benar harus terlibat secara penuh dalam tahap ini. Berbagilah secara bijaksana, tentang pendapatan siapa yang akan lebih banyak digunakan untuk membiayai hidup. Bicarakan tentang bagaimana cara memenuhi semua kebutuhan dan bagaimana cara memenuhinya.
Pada akhirnya, Anda tetap harus melakukan evaluasi keuangan bersama pasangan secara rutin. Bila ada masalah, cobalah untuk tidak menyalahkan dan menuduh pasangan sebagai biang keladinya. Lebih baik Anda mencari solusi terbaik untuk memecahkan masalah tersebut.
   
Sumber keuangan keluarga
Jangan sampai terjadi perbedaan pendapat yang mendasar tentang sumber keuangan. Tidak jarang, pakem suami sebagai tulang punggung keluarga masih dipegang teguh dan dijalani hampir oleh sebagian orang. Tidak peduli apabila sang istri juga memiliki penghasilan. Karena, entah karena mampu atau gengsi, tanpa persetujuan bersama, penghasilan suami digunakan untuk kepentingan bersama, sedangkan penghasilan istri digunakan hanya untuk kepentingan si istri pribadi.
Ingat, saat kita dan pasangan memutuskan untuk hidup besama dalam ikatan suci perkawinan, itu berarti segala kepentingan, kebutuhan, dan perasaan dua orang sudah diikat menjadi satu dalam segala hal, termasuk dalam hal finansial. Bila memang saat ini kehidupan pernikahan kita sudah berjalan lama, dan kita merasa belum menemukan pandangan yang sama dalam hal keuangan sampai detik ini, tidak ada kata terlambat untuk memulai membicarakannya secara terbuka bersama pasangan. Bukankah kita hidup sebagai pasangan suami-istri diharuskan untuk saling mengerti dan melengkapi? Untuk mencapai tahap finansial yang aman dalam hubungan rumah tangga kuncinya hanya satu, keterbukaan!

***
3 Hal yang Harus Diperhatikan:
  • Hindari belanja hanya karena bujukan iklan. Tunda beberapa waktu dulu bila Anda ingin membeli barang yang harganya mahal.
  • Berbagi pendapat tentang kebutuhan yang membutuhkan dana besar.
  • Kendalikan masalah utang Anda. Bunga kredit dan cicilan bulanan bisa sangat membebani arus kas bulanan keluarga. Jangan gunakan kredit untuk sesuatu yang tidak dibu

_______________________
Artikel Andrie Wongso
Penulis: Tim Andrie Wongso

 

Layanan Kami

Business Development Sosial Education, Training & Event Organisasi & Keanggotaan Seminar Review & Outlook dari Management Factory Visit Family Gathering....
Layanan Lain